Thursday, September 15, 2011

Kecintaan Allah Bagi Orang Yang Bertobat


“Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah,
 hai orang-orang yang beriman 
supaya kamu beruntung.” (An-Nuur [24]:31).
Allah memerintahkan kepada kita untuk
bertobat dengan sebanyak tujuh kali di dalam
Al Quran (Al Baqarah: 54, Huud: 3, 52, 61, 90,
 At Tahrim: 8 dan An Nuur: 31).  Sesungguhnya
 pengulangan perintah kepada kita untuk bertobat
 menunjukkan bahwasanya kebanyakan manusia
 berbuat kesalahan. Manusia diistilahkan oleh para
ulama sebagai tempatnya salah dan khilaf. Istilah tersebut disandarkan pada sebuah
hadis riwayat Imam Muslim, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:
“Wahai hamba-Ku, sesungguhnya kalian berbuat dosa di waktu siang dan malam,
dan Aku mengampuni dosa-dosa itu semuanya, maka mintalah ampun kepada-Ku,
pasti Aku mengampuni kalian.” (HR. Muslim ).
Akan tetapi Allah adalah Maha Bijaksana dan Maha Adil. Ketika kita melakukan kesalahan,
Allah pun memberikan solusi terbaik untuk menebus kesalahan kita,
sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Setiap anak Adam (manusia) berbuat
kesalahan dan sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah yang bertobat.”
(HR At Tirmidzi).
Dari sini kita seharusnya sadar bahwa Allah itu sangat dekat dengan kita walaupun
kita dilumuri dengan berbagai macam dosa. Kita diperintahkan untuk mendekat
kepada-Nya dengan mengakui setiap dosa dan kesalahan kita, bukan dengan
menjauhi-Nya dan menambah dosa.
Sebagaimana ajaran Rasulullah dalam berdoa yang masyhur dengan sayyidul istighfar:
“Allahumma Anta Robbi Laa Illaha Illa Anta, Kholaqtani wa Anna ‘Abduka wa Anna ‘Ala
‘Ahdika wa Wa’dika mastatho’tu. A’udzu Bika Min Syarri Maa Shona’tu, Abuu-u Laka
Bini’matika ‘Alayya, Wa Abuu-u Bi Dzanbi, Faghfirli Fainnahu Laa Yaghfirudz Dzunuuba
Illa Anta”.
Artinya: Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah 
kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan
setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari
kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui 
dosaku oleh karena itu ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa
kecuali Engkau.” (HR Bukhari).
Allah sangat mencintai dan 'memanjakan' orang-orang yang bertobat. “Hai orang-orang
yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan Taubatan Nasuhaa
(taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi 
kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir
di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi 
dan orang-orang mukmin yang bersama dia. Sedang cahaya mereka memancar
di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan:
"Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah 
kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (At Tahrim 66: 8).
Itulah kecintaan Allah bagi orang yang bertobat, di mana Allah akan
 menutupi (menghapus) setiap kesalahan kita dan memasukkan kita ke 
dalam surga-Nya. Wallahu a’lam.

 oleh:Imran Nurtsani Lc

No comments:

Post a Comment