Friday, September 9, 2011

Air Tuba Dibalas Air Susu

Nabi SAW bukanlah seorang kekasih Allah SWT yang dimanjakan Tuhan. Beliau harus berjuang dan bekerja keras dalam mengemban amanah Allah selaku utusan-Nya. Beliau sering dihina, dicaci, dan diancam oleh musuh-musuhnya dalam memperjuangkan tegaknya kebenaran ajaran Islam. Dalam suatu masa, tiap kali Rasulullah membuka pintu pagi-pagi untuk menjalankan shalat Subuh di masjid, sudah tertumbuk di ambang pintu rumah beliau kotoran. Nabi mengambil air dan membersihkan tempat itu dahulu, baru bisa meneruskan niatnya. Besoknya, pagi-pagi, bukan setumpuk kotoran manusia yang beliau dapatkan di muka pintu, malah dua tumpuk besar. Dan esok harinya, bertambah lagi hingga tingga gundukan besar. Demikianlah selanjutnya. Namun Nabi tidak mengeluh. Dengan sabar beliu bersihkan sendiri tempat bernajis itu tiap hari, sampai akhirnya orang jahat yang melakukan perbuatan keji itu merasa bosan sendiri dan menghentikan tindakannya menumpuk kotoran di depan pintu rumah Nabi SAW. Lepas kejadian itu, Nabi belum terbebas dari kejahatan musuh-musuhnya. Tiap kali beliau melalui sebuah rumah berloteng dalam perjalanan ke masjid, selalu dari jendela atas ada seseorang yang membuang air najis ke kepala beliau. Begitu yang beliau alami setiap hari. Namun Nabi tidak marah. Bahkan tatkala beberapa hari sesudah itu tidak ada air najis yang ditumpahkan ke kepalanya dari jendela loteng itu, Nabi bertanya kepada para sahabat. “Ke mana orang yang tinggal di loteng atas itu?” “Ada apa ya Rasulullah?” tanya para sahbat, sebab mereka heran mengapa Nabi menanyakan keadaan orang kafir yang menghuni loteng atas itu. “Tiap hari biasanya ia selalu memberikan sesuatu kepadaku. Hari ini tidak. Jadi aku bimbang tentang keadaannya.” “Kebimbanganmu tidak keliru, ya Rasulullah. Orang itu sedang sakit keras dan tidak keluar dari kamarnya.” Maka Nabi SAW menyuruh istrinya menyiapkan makanan untuk beliau bawa sendiri ke rumah orang jahat itu, sambil menengok keadaan sakitnya dan mendoakan agar cepat sembuh. Orang itu sangat terperanjat menerima kedatangan Rasulullah dengan membawa makanan yang lezat-lezat, padahal setiap hari ia memberikan air najis kepadanya. Orang itu pun amat malu dan menangis-nangis minta maaf. Dengan lapang dada Rasulullah memberi maaf, sehingga orang itu kemudian menjadi sahabat setia. Apalagi dari kalangan kaum lain. Sedangkan paman Nabi saja, Abu Jahal, juga sangat jahat kepadanya. Pernah Abu Jahal mengirim utusan yang mengatakan bahwa ia tengah menderita demam hebat, ingin ditengok oleh Rasulullah SAW. Sebagai kemenakan yang berbakti, Rasulullah segera bergegas hendak berangkat menuju rumah Abu Jahal. Pemimpin orang musyrik itu sebetulnya tidak sakit. Ia telah menyiapkan lubang di depan pembaringannya yang di atasnya ditutup dengan permadani, sedangkan di dalam lubang itu telah dipasanginya beberapa tonggak yang runcing-runcing. Maksudnya untuk menjerumuskan Nabi SAW ke dalamnya. Nabi kedengaran mulai melangkah masuk ke dalam kamar Abu Jahal. Tokoh busuk itu cepat-cepat menutupi badannya dengan selimut sambil pura-pura merintih. Namun dalam pendengaran Rasulullah, rintihan Abu Jahal itu tidak wajar dan berlebih-lebihan, tidak sesuai dengan wajahnya yang tetap cerah dan kemerahan. Maka Nabi pun tahu, pasti Abu Jahal sedang menyiapkan jebakan untuknya. Karena itu, begitu beliau hampir menginjak permadani yang di bawahnya menganga sebuah lubang berisi tonggak-tonggak runcing, beliau segera permisi lagi dan keluar tanpa sepatah kata pun. Abu Jahal terkejut. Ia bangun dan memanggil-manggil Nabi agar datang mendekat kepadanya. Karena Nabi tidak menggubris, Abu Jahal lalu bangkit dan melompak ke permadani hendak mengejar Nabi. Ia lupa akan perangkap yang dibuatnya sendiri. Akibatnya ia terjerumus sendiri ke dalam lubang itu dan menderita luka-luka yang cukup parah. Akhirnya terpenuhi juga keinginan Abu Jahal ingin ditengok Rasulullah. Sebab setelah terperosok ke lubang itu ia betul-betul sakit. Nabi pun datang membawakan makanan-makanan lezat yang diterima Abu Jahal dengan muka kecut. Begitulah teladan Rasulullah dalam menghadapi orang-orang yang jahat dan ingin mencelakakannya. Beliau membalasnya dengan kebaikan. Air tuba dibalas air susu. Dan ini membuat musuh-musuhnya malu, insyaf, lalu meminta maaf, bahkan ada pula yang menerima risalah Rasulullah. Kecuali, tentu saja, Abu Jahal, karena gembong kaum musyrikin ini, meski mengetahui kebenaran risalah Rasulullah, hatinya telah tertutup oleh kesombongannya. Dikutip dari majalah-alkisah.com

Wednesday, September 7, 2011

Mitos Manfaat Air Kelapa

​Air kelapa, terutama yang masih muda kerap dijadikan minuman pelepas dahaga, rasanya sangat menyegarkan. Ada yang menyebutkan kalau air kelapa dapat menurunkan berat, memperbaiki fungsi ginjal, hingga mengobati alergi. Benarkah mitos manfaat air kelapa tersebut? Air kelapa, khususnya air kelapa muda, sudah sejak lama dikenal sebagai minuman yang menyehatkan. Letaknya yang terlindung oleh tempurung keras dan sabut kelapa yang tebal, membuat air kelapa menjadi minuman steril. Bebas dari segala bentuk kontaminasi. Menurut Prof. DR. Made Astawan, MS, secara umum, air kelapa mengandung 2,6 persen gula, 0,55 persen protein, 0,74 persen lemak, serta 0,46 persen mineral. Jenis gula yang terkandung adalah glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Tinggi Kalium Dalam air kelapa juga terdapat asam amino dan vitamin. Air kelapa muda juga mengandung komponen fitokimia berupa tanin. Tanin bersifat antibakteri yang akan menghambat pertumbuhan bakteri. Komposisi zat gizinya mendekati cairan isotonik, yang sesuai dengan cairan tubuh. Minuman isotonik diharapkan dapat menggantikan mineral tubuh yang hilang melalui keringat selama aktivitas olahraga atau kegiatan lainnya. Agar tidak penasaran, dibawah ini beberapa kegunaan air kelapa yang sesungguhnya. 1. Membantu menurunkan berat badan Minum air kelapa secara berlebihan sebenarnya dapat menyebabkan diare. Memang kelihatannya-setelah itu berat badan berkurang. Namun, ini bukan cara tepat dan sehat untuk bisa mendapatkan berat tubuh ideal. Sebaliknya, air kelapa bisa dijadikan stimulan bagi mereka yang susah buang air besar karena dapat membantu melancarkan saluran cerna. 2. Lebih bernutrisi ketimbang susu full cream Anggapan ini tidak benar. Dibandingkan dengan air kelapa, susu (baik yang full cream maupun tidak) kaya akan protein, lemak, karbohidrat, dan gula. Selain itu, susu juga mengandung berbagai macam vitamin dan mineral seperti vitamin B kompleks, vitamin D, kalsium, potasium, sodium, serta magnesium. Sementara air kelapa hanya mengandung beberapa mineral saja. 3. Membantu sistem kekebalan tubuh Tidak ada literatur ilmiah yang membuktikan bahwa air kelapa membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih baik dan juga membantu tubuh melawan beberapa virus penyebab penyakit. Satu-satunya cara untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah zat gizi yang diperoleh dari beragam makanan dan bukan air kelapa. 4. Membantu mencegah terjadinya batu ginjal Hal pertama yang dapat dilakukan guna mencegah terjadinya pembentukan batu ginjal adalah cukup konsumsi air atau cairan. Cairan bisa diperoleh dari air kelapa, air mineral, dan lainnya. Air kelapa maupun air mineral, dapat mencegah terjadinya pembentukan batu ginjal. Hanya saja, air kelapa tidak dapat menyembuhkan batu ginjal. 5. Memulihkan rasa pusing akibat mabuk Mabuk karena mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan harus segera dinetralkan. Caranya dengan minum air, baik air mineral maupun air kelapa. Sebenarnya, untuk meredakan rasa pusing akibat mabuk, sebaiknya minum air yang mengandung gula. Tujuannya agar gula bisa cepat masuk ke dalam pusat susunan saraf dan mengambil alih keterikatan tubuh pada alkohol. Dengan begitu, efek negatif dari mabuk dapat dinetralkan.

dikutip dari ghiboo.com

Pengalaman Buruk Anda Justru Memuluskan Karier

Anda kerap mengalami kesulitan ketika akan tampil di depan publik dan harus membuat suatu keputusan Jangan berkecil hati dulu, sebab pengalaman buruk Anda justru memuluskan karier. Bahkan, dapat membuat karier Anda semakin gemilang. Mengapa demikian Berikut solusi yang dilansir Majalah Forbes, baru-baru ini:

 1.>Menolak Akan Lebih Mudah Ketika kehidupan Anda sedang sedih atau merasa dikecewakan oleh orang lain, keadaan ini akan membuat Anda dengan mudah mengatakan "tidak". Bukan berarti semuanya Anda tolak. Namun, Anda akan cenderung lebih mudah memutuskan suatu pilihan berkarier dalam kondisi seperti itu. 
 2.>Fokus Perbaikan Diri Kondisi pribadi yang sedang mengalami penolakan seperti gagal berkencan atau bermasalah dengan pasangan akan membuat Anda berpikir ada yang salah dengan diri Anda. Jadi akan lebih mudah untuk Anda berfokus untuk introspeksi diri demi perubahan baik pada diri Anda. Yang pastinya juga akan berdampak bagus pada pekerjaan Anda. 
 3.>Mengelola Harapan-harapan Jika dengan memiliki seseorang untuk menjadi pasangan adalah pilihan terbaik menurut Anda, lakukanlah. Dan, lakukan apa saja yang telah menjadi prioritas Anda setelah berhasil fokus pada perbaikan diri. Kemudian akan muncul harapan-harapan baru yang lebih baik dari sebelumnya. Anda akan lebih bijak mengatur angan-angan setelah pengalaman tak menyenangkan sebelumnya. Jadi, kehidupan Anda pun akan lebih tertata. 
Dikutip dari Liputan6.com

Tuesday, September 6, 2011

Bohol dan Panglao Tours

Mengisi liburan panjang hari raya idul fitri 1432 H, d'clickers & keluarga melakukan petualangan di daerah Bohol dan Panglao tours di Philipines. Walaupun di daerah Central Luzon di hujani dengan typhon sebelum kami berangkat, tidak menyurutkan kami untuk ke Bohol. Hujan deras menyertai perjalanan kami ke bandara Ninoy Aquino. Bersyukur saat boarding dan take off hujan reda dan mentari mulai bersinar lagi.
Kurang lebih satu jam sepuluh menit, akhirnya kami sampai di bandara udara Tagbilaran. Bandara Tagbilaran merupakan bandara kecil yang hanya mempunyai panjang landasan 1,7 KM. Melayani penerbangan tiap hari untuk Cebu Pacific, Zest Air, Philippine Airlines dari Manila ke Tagbilaran dan sebaliknya.
Dari Bandara kami menuju ke Bohol Tropic Hotel, setelah beristirahat sebentar untuk melepaskan lelah, ternyata putra putri kami tidak sabar untuk segera berenang dikolam renang hotel.
Hari kedua petualangan kami diawali di Chocolate Hills Setelah menempuh kurang lebih satu jam perjalanan darat dengan van yang kami sewa, akhirnya kami tiba di Chocolate Hills yang merupakan obyek wisata terkenal di Bohol. Chocolate Hills merupakan bukit-bukit kecil dengan ketinggian 30 - 50meter dan tertutup dengan rimbunan rumput hijau, kelihatan coklat ketika musim panas karena itu orang menamakannya chocolate hills. Untuk lebih jelasnya bisa langsung dilihat penampakannya seperti gambar dibawah:
Para ahli geologist telah lama memperdebatkan tentang bagaimana terbentuknya chocolate hills,tetapi teori yang paling umum dan bisa diterima adalah seperti yang tercantum dalam plakat perunggu di pengamatan puncak bukit.
Dimana teori tersebut mengatakan bahwa cuaca telah membentuk Chocolate Hills yang tersusun dari jenis batu kapur laut diatas lapisan tanah liat yang kedap. Ada dua cerita legenda yang menceritakan bagaimana terbentuknya chocolate hills. 1.>Dua Orang Raksasa Chocholate Hills terbentuk karena dulu kala ada dua orang raksasa yang bertengkar selama berhari-hari dan saling melempar batu dan pasir satu sama lain yang akhirnya mereka berbaikan dan pergi ke tempat lain. 2.>Arogo dan Aloya Cerita legenda tentang kisah cinta sepasang raksasa, dimana pemuda yang bernama Arogo jatuh cinta kepada seorang perempuan bernama Aloya.Dan dalam perjalanan kisah cinta tersebut Aloya akhirnya meninggal,ketika Arogo diberitahu bahwa kekasihnya meninggal maka Arogo sedih dan menanggis tersedu-sedu hingga air matanya bercucuran dan berubah menjadi bukit-bukit. Sebagai bukti abadi kesedihannya.
Petualangan berikutnya Suaka Alam Tarsier
Tarsier merupakan primata terkecil didunia, anak saya menyebutnya dengan monyet kecil karena besar tubuhnya ngak lebih dari segenggaman telapak tangan orang dewasa beratnya hanya sekitar 113-142 gram. Ciri fisik utamanya adalah matanya yang besar dan telinga yang lebar,tarsier bisa mengerakkan kepalanya 180 derajat seperti burung hantu.
Hampir sepanjang hari tarsier hanya bergantung pada ranting dan tidur.Luas hutan suaka tarsier ini kurang lebih 134 hectare dengan populasi jumlah tersier kurang lebih 500 tersier tersebar dalam kelompok-kelompok kecil. Di hutan suaka tersier ini kita bisa menjelajahinya dengan hiking dari Corella hingga sampai Loboc River dan Gereja Loboc. Selain menjumpai tarsier kita juga bisa membeli berbagai cinderamata mulai dari gantungan kunci,tas,gelang,hingga yang terbesar patung yang bertemakan tarsier.
Pemberhentian Selanjutnya Jembatan Bambu di Candijay Hutan Bakau
Jembatan dari bambu sepanjang kurang lebih 10meter ini menghubungkan jalan raya Panadtaran menuju rimbunnya hutan bakau.Lokasi ini kurang lebih 92 Km dari Tagbilaran. Melewati jembatan bambu ini kita diingatkan pada kehidupan tradisional masa lalu, dimana ketika kita melewati jembatan ini maka seluruh jembatan akan bergetar kalau kita berjalan cepat.
Saya teringat film Naga Bonar ketika melintasi jembatan bambu ini dan teringat pula zaman kemerdekaan dimana begitu pentingnya arti sebuah jembatan, hingga banyak jembatan diruntuhkan oleh para pejuang untuk menyelamatkan diri dari gempuran penjajah. bersambung...

Wednesday, August 24, 2011

Penyebab Terjadinya Perselingkuhan

Pernikahan adalah momen membangun kehidupan baru bersama pasangan. Suka duka akan dihadapi berdua, sebisa mungkin tidak melibatkan pihak lain untuk menyelesaikan masalah. Namun, masalah rumah tangga kadang tidak sesederhana yang dihadapi ketika masih pacaran. Bukan cinta lagi yang dibutuhkan, tetapi komitmen, untuk menjaga keutuhan rumah tangga.
Menurut psikolog Prof Dr Sarlito Wirawan Sarwono, cinta bukanlah pengikat pernikahan. Cinta hanyalah faktor yang bisa menarik seseorang untuk memutuskan berpasangan.
“Cinta paling lama bertahan tiga tahun, lalu hilang. Sisanya adalah komitmen, kesetiaan, dan tanggung jawab,” ujar Prof Sarlito, saat peluncuran buku Mencegah Selingkuh dan Cerai karya sosiolog Dra Hartati Nurwijaya di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta, Minggu (14/8/2011) lalu.
Salah satu penyebab retaknya rumah tangga menurut Prof Sarlito adalah perselingkuhan. Perselingkuhan itu sendiri biasanya disebabkan oleh beberapa faktor seperti: kemajuan teknologi, workaholic, dan sifat posesif.
Kemajuan teknologi
Teknologi bukan hal yang menjadi asal-usul perselingkuhan, namun bisa memicu perselingkuhan. Ketakutan bahwa kemajuan teknologi bisa membuat pasangan selingkuh, bisa membuat seseorang melanggar privasi pasangannya. Misalnya, membuka e-mail, SMS, atau situs jejaring sosial pasangan, bahkan minta password segala. Kebiasaan inilah yang menurut Prof Sarlito kerap memicu pertengkaran.
“Beri kepercayaan pada pasangan untuk punya wilayah privasinya sendiri. Kalau ternyata dia selingkuh, itu bisa diurus belakangan. Intinya jangan cari-cari masalah,” jelas Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia yang mendalami Psikologi Sosial ini.
Bagaimanapun, teknologi akan mempermudah pekerjaan dan kehidupan seseorang. Jadi, pasangan pun berhak menikmatinya.
Workaholic
Bila salah satu atau kedua pihak terlalu asyik dengan pekerjaan masing-masing, perlahan-lahan bisa menghilangkan kesetiaan. Jika workaholic tidak diselingi dengan kencan berdua, misalnya, akan sulit bagi pasangan untuk bertahan. Hubungan pernikahan akan terasa hambar dan terasa sama saja dengan rutinitas hidup yang lain. Rasa hambar ini kelak akan berujung pada keinginan untuk mencari “selingan”. Siapa yang menjadi "selingan" tersebut? Kemungkinan besar adalah rekan kerja, partner bisnis, atau siapapun yang biasa Anda jumpai saat bekerja atau beraktivitas.
Sifat posesif
Orang yang selalu menginginkan pasangan berperilaku sesuai dengan keinginannya cenderung membuat pasangan menjadi bosan. Kehidupan rumah tangga pun menjadi kaku karena pasangan selalu merasa diawasi dan akhirnya merasa terkekang.
Contohnya masalah cemburu. Cemburu yang berlebihan bisa memberi penghakiman yang terlalu cepat kepada pasangan, padahal perselingkuhan belum tentu terjadi. Kemarahan yang tidak memiliki alasan kuat justru akan menambah keretakan hubungan. Karena sifat manusia cenderung selalu memilih yang lebih baik, jangan sampai ulah Anda yang pencemburu atau posesif mendorong pasangan mencari orang lain.
“Jangan bermimpi mengubah seseorang, tapi ubah dulu diri Anda, maka pasangan akan mengikuti,”

Manfaat Bersiwak

Rasulullah SAW selalu memakai siwak dan beliau telah berwasiat untuk memakai siwak dalam beberapa haditsnya, di antaranya:

Dari Abu Hurairah RA, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, "Kalaulah aku tidak memberatkan terhadap umatku—atau manusia seluruhnya—maka aku perintahkan mereka untuk memakai siwak setiap salat." (HR Bukhari-Muslim).

Dari Aisyah RA, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, "Siwak adalah pembersih mulut dan membuat ridha Tuhan." (HR Nasa`i dan Ibnu Khuzaimah).

Inilah yang diucapkan oleh Rasulullah SAW sejak 14 abad silam. Lalu apa yang ditemukan oleh penelitian-penelitian ilmiah yang berkaitan dengan siwak di abad 20 ini?

Penelitian menyebutkan bahwa siwak mengandung unsur-unsur pencegah penyakit kanker. Untuk siwak jenis India terbukti secara ilmiah mengandung minyak yang bekerja menjaga gusi dari radang, bahkan menjadi penawar gusi yang terserang radang.

Berdasarkan manfaat siwak ini banyak perusahaan-perusahaan yang mencampurkan olahan siwak dalam pasta gigi untuk pencegahan atau pengobatan radang gusi.

Siwak juga berfungsi untuk mencegah gigi dari pembusukan. Bahkan mayoritas penduduk asli daratan Barat Afrika dan sebagian kawasan Asia Tenggara memakai siwak sehingga mereka tidak pernah terserang penyakit pembusukan gigi atau radang gusi.

Lalu apa yang kita katakan setelah ini? Apakah Muhammad SAW seorang dokter spesialis ramuan tumbuhan atau spesialis mulut dan gigi atau ilmu farmasi? Seorang yang "ummi" tidak mampu membaca dan menulis telah berkata demikian sejak 14 abad yang silam.

Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal/Republika

Tuesday, August 23, 2011

Yang Berhak Menerima Zakat

Kemuliaan Ramadhan, kesucian rahmat, pengampunan, pembebasan dari neraka dan cahaya lailatulqadar semoga senantiasa menerangi hari-hari kita smua, berikut golongan orang yang berhak menerima zakat.
1. Fuqara :
fuqara dalam hukum syariah adalah orang yg penghasilannya hanya mencukupi 40% dari kebutuhannya, seandainya kebutuhannya (atau dg keluarga tanggungannya, mungkin dg ayah ibunya dan istri anaknya), andai kebutuhannya 100 ribu sebulan, dan pendapatannya hanya 40 ribu atau kurang (40% atau kurang). inilah yg disebut fuqara, walaupun ia punya usaha, atau rumah yg dikontrakkan, atau kendaraan yg digunakan usaha, yg jelas penghasilannya hanya 40% (atau kurang). dari kebutuhan Primernya (bukan kebutuhan sekunder).
dan bila mereka mempunyai pendapatan yg minim namun mereka mempunyai harta yg bersifat Sekunder, seperti televisi, kendaraan dlsb yg bukan digunakan untuk usaha, maka mereka tidak tergolong fuqara, dan tidak berhak mendapat Zakat.

2. Masakiin
Masakiin adalah orang orang miskin, dan penjelasannya sama dengan diatas, namun perbedaannya bahwa orang miskin di dalam hukum Syariah adalah mereka yg penghasilannya hanya 80% (atau kurang), dari kebutuhannya, mereka ini taraf hidupnya diatas fuqara, namun masih berkekurangan. mereka berhak menerima zakat.
singkatnya :
penghasilan 0% - 40% adalah fuqara -----> tidak wajib zakat, dan berhak mendapat zakat.
41% - 80% adalah orang miskin ------> tidak wajib zakat, dan berhak mendapat zakat
81% - 100% -------> adalah kelompok yg tidak wajib zakat dan tidak pula berhak mendapat zakat.
100% - hingga berlebihan -----> kelompok yg diwajibkan mengeluarkan zakat dan tidak berhak menerima zakat.

3. Ghaarimiin
orang yg terlibat hutang dan belum mampu melunasi hutangnya. mereka ini ada 4 kelompok
a). orang yg berhutang untuk mendamaikan dua kelompok yg bertentangan, ia berhak mendapat zakat untuk bantuan melunasi hutangnya yg belum mampu ia lunasi, walaupun ia seorang kaya raya. (seandainya hutangnya 100 juta, dan ia mampu melunasi nya dalam setahun, maka dalam tempo satu tahun itu ia berhak menerima zakat).
b). orang yg belum mampu melunasi hutangnya yg hutangnya adalah untuk maslahat muslimin, misalnya membangun masjid, membuat jalan, madrasah agama, majelis taklim dll. walaupun ia kaya raya, sebagaimana penjelasan diatas.
c). orang yg belum mampu melunasi hutang dirinya sendiri, selama hutangnya itu bukan untuk maksiat.
d). orang yg berhutang untuk menjamin hutang orang lain, atau menebus keselamatan seseorang, selama tidak terlibat dalam kemaksiatan.

4. Musafirun wa Ibnu Sabiil
orang yg dalam perjalanan, dan ingin kembali kerumahnya namun ia tak punya ongkos yg cukup, sebab kerampokan atau kehilangan dlsb, walaupun ia seorang kaya raya di kampungnya. (hal seperti ini mungkin di zaman sekarang jarang terjadi karena sudah adanya handphone, rekening bank, dlsb, namun paling tidak seandainya ia terjebak dalam kecopetan dan kehilangan atau lainnya, maka dana zakat dikeluarkan paling tidak untuk menghubungi keluarganya di rumahnya untuk mengirim uang, walaupun jumlah kecil namun ia termasuk berhak zakat).

5. 'Aamiluun alaihaa
para pekerja yg bertugas membagi bagikan zakat, walaupun ia seorang kaya raya, dengan syarat ia tidak mendapat gaji/upah dalam kerjanya, misalnya ia seorang Imam Masjid yg sudah ada penghasilan khusus dari kas masjid, maka mereka tidak berhak, ataupun petugas kelurahan yg memang sudah ditunjuk pemerintah untuk pekerja diantaranya mengurus zakat, maka mereka tidak berhak, demikian pula muazin yg sudah ada jatah upah dari masjid.

6. Mu'allafati qulubihim
para muslim yg baru saja memeluk islam dan mereka masih memiliki iman yg lemah dan ditakutkan kembali kepada agamanya, maka mereka berhak atas zakat.

7. Ghuzaat fi sabiilillah
para pejuang yg membela islam yg tidak mendapat upah. mereka siap tempur dan berperang membela islam kapanpun (tentara jihad), namun tidak mendapat upah/gaji penopang nafkah. mereka berhak zakat, namun kelompok ini sudah tidak ada lagi di zaman sekarang, karena ini hanya disyariahkan bagi negara yg berhukumkan Islam

8. Al Kaatibuun Kitaabah Shahihah
mereka yg dalam penebusan diri untuk menebus kebebasan dirinya dari perbudakan, kelompok ini pun sudah tidak ada di zaman sekarang.

maka kelompok pertama hingga nomor enam, adalah mereka yg berhak diberi zakat, namun haruslah berurutan,.”